Joker : "Why So Serious?"


                                Image result for jared letto joker crazy

"Why So Serious?" Kalimat ini dipopulerkan oleh karakter Joker di film The Dark Knight. Joker sendiri digambarkan sebagai penjahat sekaligus musuh abadi Batman. Yang menjadi ciri khasnya adalah mulutnya yang lebar karena bekas luka sobekan. Sebagian luka itu dibuat ayahnya sewaktu Joker kecil. Saat itu, Joker menangis ketakutan melihat sang ayah yang dalam keadaan mabuk berat memukuli ibunya. Tapi tangisan itu justru membuat ayahnya semakin kesal dan merobek mulut Joker dengan sebilah pisau sambil berkata, “Why so serious?”.

Kalimat itu kemudian diulang terus ketika Joker melakukan aksi kejahatan. Melengkapi kalimat tersebut, Joker tertawa puas seakan menikmati aksi tersebut dan menganggapnya sebagai sebuah lelucon. Apa yang dilakukannya adalah kepuasan baginya, dia selalu bergembira dan tertawa seolah di dalam dirinya tidak ada beban sama sekali. Baginya tidak perlu terlalu serius menanggapi apapun yang terjadi, "Why so serious?"

Kalimat ini ada benarnya juga. Jika kita terlalu menganggap serius dalam segala hal itu malah akan menjadi beban yang ujung-ujungnya membuat kita stres. Tapi kalimat ini bukan berarti mengajarkan kalau kita ketawa-ketawa atau santai-santai saja. Sebaliknya, mengajarkan kepada kita bagaimana kita harus memandang kejadian-kejadian tersebut dan menjadikannya sebagai pelajaran untuk menjadi lebih baik. Seringkali kita mudah marah akan suatu hal yang sederhana, masalah kecil dibesar-besarkan dan hal yang mudah dibuat sulit.

Jangan sampai kita terlalu tenggelam membebani hati dan pikiran terhadap segala permasalahan. "Why so serious?" Hidup yang sudah susah jangan dibuat bertambah susah, semua masalah pasti akan berlalu. Masalah yang datang tujuannya sama, mendewasakan diri. Jadi? Sesekali kita juga perlu menanggapi dengan santai. Cukup dengan tersenyum lebar seperti Joker.



Bahagia itu memang sederhana, why so serious?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fantastic Beasts